SEJARAH

Sejarah

Yayasan Aksi Kelola Ekosistem atau Yayasan AKE berdiri pada tahun 2024 di Kota Ternate sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi pesisir dan pulau-pulau kecil di wilayah Maluku Utara yang menghadapi berbagai ancaman terutama masifnya pembangunan ekonomi, industri tambang, dan perubahan iklim.

Nama “AKE”, yang berarti Air dalam bahasa Ternate, mencerminkan filosofi dasar yayasan ini — menjaga sumber kehidupan bagi manusia dan alam. Didirikan oleh sekelompok pegiat lingkungan lokal dan akademisi, Yayasan AKE berkomitmen untuk mengelola ekosistem secara berkelanjutan melalui konservasi, data sains, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Sejak awal berdirinya, Yayasan AKE aktif menjalankan berbagai program seperti penanaman mangrove di Pulau Maitara, pelatihan UMKM berbasis sumber daya lokal, pengelolaan perikanan berbasis Masyarakat di Desa Laigoma. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, akademisi, dan komunitas lokal, Yayasan AKE bertekad menjadi lembaga masyarakat sipil yang tangguh dan berkontribusi nyata bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat di Maluku Utara dan Kepulauan Maluku secara umum.

Scroll to Top